Keunggulan waterproofing integral dan cara aplikasinya yang mudah

Saat ini penggunaan waterproofing merupakan hal yang wajib untuk bangunan kelas menengah keatas. Sebenarnya setiap bangunan wajib di pasang lapisan waterproofing agar terhindar dari masalah kebocoran.

Pada pembahasan sebelumnya, saya sudah menerangkan tentang pengertian waterproofing, jenis-jenis waterproofing dan berbagai fungsi waterproofing. Jika teman-teman belum mengetahui secara detail tentang waterproofing, sebaiknya membaca postingan saya sebelumnya dengan cara KLIK DISINI.

Jika sobat sudah membaca artikel saya sebelumnya, maka tidak akan bingung lagi karena sudah saya anggap mengerti. Dan pembahasan kali ini adalah tentang salah satu jenis waterproofing yang saya telah bahas sebelumnya, tetapi pembahasan kali ini akan lebih detail. Saya akan membahas semua tentang hal-hal yang berkaitan dengan waterproofing integral secara lengkap dalam satu kesatuan artikel ini.

Pentingnya Aplikasi waterproofing integral pada sebuah bangunan

Pada artikel kali ini, saya ingin berbagi pengalaman tentang cara aplikasi waterproofing integral, dosis pemakaian material, akibat dari gagalnya pemasangan waterproofing integral dan cara memperbaiki akibat kegagalan dari aplikasi waterproofing integral.
Waterproofing integral

Waterproofing integral sangat penting untuk di aplikasikan pada sebuah bangunan, khususnya bagian bangunan yang langsung terhubung dengan tanah. Resiko kebocoran sangat besar pada area tersebut. Oleh sebab itulah penting di aplikasikan waterproofing integral.

Pengertian waterproofing integral

Integral Waterproofing merupakan sebuah jenis pekerjaan waterproofing yang memiliki tujuan mendapatkan beton kedap air.

Dengan waterproofing integral mampu menciptakan beton watertight pada struktur basement supaya tidak bocor walau dengan penetrasi air tanah, kolam, bak penampungan air dan ground tank.

Beton tidak akan  bocor baik dari sisi dalam ataupun dari luar tanah. Sehingga air tidak akan menembus beton.

Fungsi waterproofing integral pada sebuah bangunan

Waterproofing integral berfungsi untuk mengubah beton menjadi kedap air sehingga beton tahan terhadap tekanan air. Kondisi beton yang kedap air ini di harapkan agar air tidak merembes kedalam beton sehingga bebas dari masalah beton bocor.

Selain itu, waterproofing integral mampu meningkatkan kekuatan (mutu) beton dan menjadi lebih padat dan kuat. Pada saat aplikasi, ada sebagian material waterproofing mampu mengencerkan beton sehingga lebih mudah untuk di aplikasikan.

Adapun Syarat beton yang diperlukan untuk bisa di aplikasikan Waterproofing integral adalah sebagai berikut :

  • Kandungan Semen dalam Beton minimum 350 kg/m3
  • Water Cement Ratio  < 0,45
  • Slump beton pada saat tiba di proyek sebelum di integral adalah 6 - 10 cm
  • Slump akhir beton setelah pencampuran yaitu 16 - 20 cm
  • Rencanakan stop cor atau cold joint untuk pemasangan waterstop


Area bangunan yang di rekomendasikan waterproofing integral
Beberapa area bangunan sangat di rekomendasikan untuk memasang integral waterproofing. Area yang terhubung langsung dengan tanah dan air sangat di sarankan untuk menggunakan waterproofing integral.

Area yang biasanya terhubung langsung dengan tanah antara lain : basement, ground tank, gwt, stp dan sumpit. Namun sebagian area kolam renang juga banyak yang terhubung langsung dengan tanah dan air. Air tanah yang kenceng sangat berpotensi menimbulkan kebocoran, oleh sebab itulah di rekomendasikan pemasangan waterproofing integral.

Keunggulan waterproofing integral
Pemakaian waterproofing integral memiliki keunggulan tersendiri. Berikut ini keuntungan pemakaian waterproofing integral :

  • Menghemat waktu karena cara aplikasi yang mudah dan cepat karena di aplikasi saat pengecoran sedang berlangsung.
  • Pada volume yang banyak, biaya waterproofing menjadi relative sangat murah karena tidak dibutuhkan plesteran pelindung waterproofing
  • Meningkatkan mutu beton
  • Mempermudah pengaplikasian beton karena sebagian material integral mampu mengencerkan beton
  • Beton lebih tahan terhadap bahan kimia

Alat dan cara aplikasi waterproofing integral

Cara aplikasi waterproofing integral pada sebuah bangunan
Metode aplikasi waterproofing integral sangat mudah. Syarat untuk beton agar bisa di laksanakan waterproofing integral sudah saya sebutkan pada poin sebelumnya.

Adapun alat pekerjaan waterproofing integral adalah sebagai berikut :

  1. Kabel sesuai kebutuhan
  2. Pompa penuangan material integral
  3. APD buat pekerja

Cara aplikasi waterproofing integral :

  1. Setelah mobil beton tiba di lokasi penuangan material waterproofing, segera lakukan pengecekan slump beton. Pastikan slump beton berkisar antar 6 – 10 cm atau sesuai dengan kesepakatan.
  2. Setelah slump beton di cek, tuangkan material waterproofing integral ke dalam mobil mixer beton sesuai dosis yang di tentukan. Misalnya 2 ltr/m³.
  3. Putar mixer beton dengan kecepatan sedang sekitar 5 – 10 menit. Pastikan material tercampur dengan sempurna. Jika di perlukan, cek slump kembali. Jika material yang di pakai mempengaruhi slump, biasanya slump yang di dapat setelah di tuang material waterproofing menjadi 18-20 cm.
  4. Setalah selesai pengecekan slump, beton sudah siap di aplikasikan
  5. Pastikan penggunaan vibrator merata sesuai dengan lokasi pengecoran. Pemadatan beton sangat mempengaruhi keberhasilan aplikasi waterproofing integral. Biasanya kegagalan aplikasi waterproofing jenis ini sering di sebabkan karena kurang ratanya pemakaian vibrator.


Akibat dari gagalnya aplikasi waterproofing integral

Semua jenis waterproofing memilik resiko kegagalan aplikasi. Begitu juga dengan waterproofing integral. Salah satu akibat gagalnya aplikasi waterproofing adalah beton masih bocor saat terkena tekanan air hujan atau air tanah.

Beton retak dan belon keropos merupakan penyebab utama beton bocor. Hal ini di sebabkan oleh banyak faktor misalnya kurang pemakaian vibrator, terjadi penambahan air ataupun lokasi pengecoran yang kurang bersih.

Keberhasilan pekerjaan waterproofing integral di pengaruhi oleh banyak aspek. Oleh sebab itulah, semua Team pekerja harus bisa bekerja sama untuk mengurangi resiko kegagalan aplikasi waterproofing. Misalnya : pekerja menjaga kebersihan lokasi pengecoran, penggunaan vibrator dan tidak ada penambahan material lain saat sedang melakukan pengecoran.
Mau mendapatkan informasi harga waterproofing terbaik ? Silahkan masukkan di kolom pencarian berikut ini agar mendapatkan rekomendasi produk terbaik dengan harga terjangkau

Cara perbaikan kegagalan Aplikasi waterproofing integral

Jika aplikasi waterproofing menemui kegagalan misalnya beton masih mengalami bocor, maka kita harus bisa cara memperbaikinya. Salah satu metode perbaikan beton bocor adalah dengan cara di injeksi atau suntik beton.

Cara perbaikan beton dengan metode injeksi ini sudah pernah saya bahas di artikel saya sebelumnya. Silahkan klik DISINI untuk membacanya.

Kesimpulan

Waterproofing integral merupakan salah satu waterproofing yang sangat mudah di aplikasikan. Area beton yang terhubung langsung dengan tanah sangat berpotensi mengalami kebocoran, oleh sebab itu di rekomendasikan pemasangan waterproofing. Waterproofing integral ada yang mempengaruhi slump dan ada juga yang tidak merubah slump. Keberhasilan pekerjaan waterproofing sangat tergantung oleh pekerjaan lainnya. Salah satunya penggunaan vibrator.

Saya rasa cukup sampai disini artikel kita kali ini. Saya ucapkan banyak terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan jangan lupa tinggalkan komentar teman-teman untuk membangun blog ini menjadi lebih baik lagi. Silahkan share di media sosial jika artikel ini bermanfaat. Wassalam

Untuk Melakukan pemesanan dapat melalui : Cara-aplikasi-waterproofing-coating

Belum ada Komentar untuk "Keunggulan waterproofing integral dan cara aplikasinya yang mudah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel