Mengatasi beton bocor dengan cara Injeksi

Salah satu masalah bangunan saat musim hujan adalah bocor. Untuk bangunan dengan atap genteng atau asbes, penanganannya cukup mudah. Tinggal ganti bagian yang rusak dan menjadi penyebab bocor.

Yang sering menjadi kendala adalah kebocoran pada bangunan dengan atap beton (rooftop) dan bangunan yang memiliki basement. Kebocoran pada bangunan dengan dinding atau atap beton tidak bisa di ganti  begitu saja. Perlu penanganan khusus.

Salah satu ara memperbaiki bangunan bocor adalah dengan metode injeksi atau suntik beton. Perbaikan bangunan bocor dengan metode injeksi tidak bisa di kerjakan oleh semua tukang. Perbaikan dengan cara ini memerlukan tenaga ahli khusus. 

Nah.... pembahasan kali ini adalah tentang injeksi beton, jenis injeksi beton dan metode kerja injeksi. Semua akan kita bahas satu persatu secara detail .

Pengertian injeksi pada beton yang mengalami bocor

Injeksi beton adalah cara memperbaiki kerusakan pada beton dengan cara memasukkan sejumlah material melalui neple untuk mengisi rongga kosong dalam beton.

Injeksi beton dapat memperbaiki kerusakan beton yang menyebabkan bocor. Injeksi beton dapat dilakukan pada area beton retak, keropos dan bocor.

Beton bocor biasanya banyak terjadi pada area yang terhubung dengan tanah ataupun pun bagian atap bangunan.

Area bangunan yang sering mengalami masalah bocor adalah basement, atap dak, kamar mandi, balkon dan ground tank.

Cara memperbaiki beton bocor sering di sebut injeksi beton. Ada 3 jenis injeksi beton yang sering dilakukan. Ketiga jenis injeksi beton ini dibedakan berdasarkan material yang dipakai untuk memperbaiki beton yang mengalami kerusakan atau masalah bocor.

Beton yang mengalami masalah bocor sebaiknya segera di perbaiki untuk menghindari kerusakan yang lebih parah pada bangunan.

Beton bocor dapat memperpendek umur bangunan dan menurunkan kualitas strukturnya. Dan tidak mustahil menurunkan harga jual sebuah bangunan jika dalam keadaan bocor.

Rembesan air yang masuk ke dalam beton dapat merusak struktur bangunan. Air yang meresap ke dalam beton dapat membuat tulangan besi sebagai kerangka atau penopang bangunan menjadi berkarat.

Dinding dan plafon bangunan akan berjamur dan ada kemungkinan ambruk. Air yang meresap dan menembus beton juga akan merusak seluruh perabot di dalam bangunan tersebut. Sangat di sayangkan jika keadaan ini terus berlanjut.

Ambil tindakan untuk segera mengatasi beton bocor agar rembesan air tidak menyebar atau merambat ke tempat lainnya.

Cara mengatasi beton bocor yang baik adalah menggunakan metode injeksi beton.
Dengan di injeksi, material injeksi akan masuk ke dalam beton untuk mengatasi masalah utama penyebab beton bocor.

Setelah di injeksi dan sudah tidak bocor, sebaiknya di lakukan juga pemasangan waterproofing untuk mencegah beton bocor kembali.

Berbicara mengatasi beton bocor dengan metode injeksi bukanlah hal yang mudah. Diperlukan tenaga ahli dalam bidangnya karena tidak semua tukang bangunan biasa mengerjakan pekerjaan injeksi beton bocor.

Sebelum memanggil tenaga ahli untuk mengatasi beton bocor dengan metode injeksi, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu injeksi apa yang tepat untuk kita terapkan pada beton yang akan kita perbaiki.

Jenis injeksi beton bocor yang sering di gunakan
Area bangunan atau bagian bangunan berikut ini paling sering mengalami bocor karena area tersebut biasanya terhubung langsung dengan air. Sebaiknya pasang lapisan waterproofing pada area ini.

Berikut area bangunan yang paling sering mengalami masalah bocor : Basement, Atap Dak, area toilet dan kamar mandi, GWT, STP, kolam renang, taman, balkon dan area lainnya yang terhubung dengan area luar.

Metode perbaikan bocor dengan metode injeksi di bagi dalam 3 jenis injeksi : 

  1. Injeksi Semen
  2. Injeksi polyurethane
  3. Injeksi epoxy

Cara perbaikan beton bocor menggunakan injeksi semen

Injeksi semen merupakan proses perbaikan beton bocor dengan cara memasukkan campuran pasta semen ke dalam beton yang retak, keropos ataupun bocor.
Cara memperbaiki beton bocor dengan metode Injeksi semen

Fungsi dari injeksi semen adalah untuk mengisi rongga beton yang kosong karena keropos ataupun retak. Retak dan keropos pada beton ini menjadi penyebab utama bangunan mengalami masalah bocor.

Injeksi semen merupakan salah satu metode injeksi beton bocor yang paling banyak digunakan. Sesuai namanya, injeksi semen berbahan dasar semen dengan campuran bahan kimia.

Bahan kimia yang dimaksud adalah bahan pengeras semen atau bahan yang mempercepat waktu setting semen. Selain bahan pengeras semen, biasanya di tambahkan juga bahan kimia lainnya sebagai pengikat semen agar semen menjadi lebih kuat dan cepat mengeras.

Injeksi semen banyak digunakan pada area beton bocor yang lumayan besar, misalnya sampai air mengucur deras.

Injeksi semen juga sangat cocok dilakukan pada area yang keropos untuk mengisi rongga dalam beton yang kosong.

Karena berbahan dasar semen, injeksi semen sangat cocok digunakan karena material akan mengikat sempurna pada beton.


Kelebihan dan keuntungan injeksi semen

  1. Berbahan dasar semen sehingga sangat cocok digunakan karena memiliki unsur material yang sama dengan beton
  2. Bisa mengisi rongga yang keropos 
  3. Mampu menahan air yang besar sekalipun
  4. Berguna memperbaiki struktur beton yang memiliki rongga atau celah
  5. Bisa di kerjakan dalam kondisi banyak air
  6. Warna senada dengan beton

Kelemahan injeksi semen 

  1. Proses pengerjaan agak lama karena diperlukan pembobokan area beton yg bocor sampai di temukan beton yang sehat
  2. Karena berbahan dasar semen, agak sulit untuk di aplikasikan pada beton retak sangat kecil, misalnya retak rambut.

Metode cara mengatasi beton bocor dengan metode injeksi semen :


Persiapan :
Siapkan alat-alat dan material terlebih dahulu sebelum melakukan pekerjaan injeksi semen. Adapun alat-lata dan material yang sering di gunakan sebagai berikut :

Alat kerja :
  1. Jack Hammer 
  2. Kabel sesuai kebutuhan
  3. Mixer untuk mengaduk campuran semen injeksi
  4. Palu dan Pahat beton
  5. Satu Alat injeksi (Tabung injeksi)
  6. Neple sebagai tempat memasukkan material ke dalam beton, biasanya menggunakan pipa kecil, misalnya pipa instalasi listrik
  7. Ember besar untuk menampung air dan mengaduk campuran semen injeksi
  8. Corong air untuk alat memasukkan material ke dalam tabung injeksi.
  9. Sarung tangan Karet dan sarung tangan kain
  10. APD sebagai kelengkapan untuk melakukan pekerjaan di proyek.
  11. Sepatu bot
  12. Sendok semen
  13. Gergaji besi untuk memotong pipa instalasi listrik
  14. Kacamata bening
  15. Mesin gerinda 4" dan mata potong beton
Material yang harus di siapkan :
  1. Semen
  2. Air
  3. Quick Socrete
  4. Intraplash
Setelah semua alat dan material siap, kita bisa langsung melakukan pekerjaan injeksi semen. 

Adapun metode perbaikannya sebagai berikut :
  1. Making area yang akan dilakukan injeksi semen
  2. Bobok area yang bocor sampai area keropos habis atau sampai menemukan sumber bocornya.
  3. Bersihkan area yang sudah di bobok menggunakan air sampai tidak ada kotoran lagi
  4. Pasang pipa sebagai alat untuk memasukkan material injeksi kedalam beton. Pasang pipa sesuai titik bocor dan gunakan campuran semen dan Quick soccrete sebagai alat perekat pipa injeksi. Tambal seputaran area pipa yang di pasang neple untuk injeksi semen. Biarkan sampai kering dan mengeras atau dengan waktu 1 x 24 jam
  5. Setelah neple terpasang dan sudah siap di suntik, kita persiapkan campuran pasta semen dan intraplast.
  6. Mixing campuran semen, air dan intraplast sampai homogen kemudian masukkan ke dalam tabung injeksi.
  7. Suntikkan campuran pasta semen kedalam beton dengan tekanan rendah sampai mencapai 3 bar. Biarkan pasta semen masuk ke dalam celah beton secara perlahan. Jika tekanan sudah mencapai 3 bar, berarti celah beton sudah penuh dan terisi.
  8. Lepaskan selang dari neple dan tutup neple menggunakan kertas semen. Kemudian biarkan sampai 1x 24 jam
  9. Potong neple bekas injeksi menggunakan gerinda 4 inch yang telah disiapkan. Ratakan kembali permukaan beton menggunakan gerinda 4 inch.
  10. Jika tidak terdapat bocor lagi di sekitar area yang di injeksi. Pekerjaan sudah di anggap selesai. Jika masih bocor, maka pekerjaan dapat di ulang kembali mulai dari langkah nomer 1.
Pekerjaan injeksi semen tergolong pekerjaan yang susah-susah gampang. Diperlukan kesabaran dan ketelitian mulai dari pembobokan area  yang bocor, menentukan kedalaman lubang bobokan, pemasangan neple sampai proses penyuntikan pasta semen ke dalam beton.

Semua tahapan harus di lakukan dengan ketelitian. Jika tidak di kerjakan dengan ketelitian, besar kemungkinan pekerjaan akan bocor kembali atau gagal.


Perbaikan beton retak ataupun bocor menggunakan injeksi epoxy

Injeksi epoxy adalah metode perbaikan beton retak ataupun bocor dengan cara memasukkan material epoxy kedalam rongga beton melalu neple yang telah disiapkan.

Injeksi epoxy lebih sering di gunakan untuk mengatasi beton retak misalnya pada proyek jalan tol ataupun bangunan yang rusak strukturnya karena mengalami keretakan. Namun ada juga yang menggunakan injeksi epoxy pada area yang bocor, namun tingkat kebocoran tidak terlalu besar.
Injeksi epoxy untuk beton retak

Fungsi dari injeksi epoxy adalah untuk merekatkan kembali beton yang mengalami retak sehingga beton bisa menyatu kembali.

Injeksi epoxy sangat di rekomendasikan untuk memperbaiki beton yang retak. Material epoxy mampu masuk kedalam celah beton yang sangat kecil dan berfungsi untuk merekatkan kembali beton tersebut.

Bahan yang digunakan untuk melakukan pekerjaan injeksi epoxy adalah campuran resin yang berkualitas tinggi sehingga mampu menjadi perekat antara beton yang retak.


Keunggulan injeksi epoxy :

  1. Pengerjaan lebih cepat karena tidak perlu melakukan pembobokan
  2. Neple sudah di cetak di pabrik, lebih profesional dan ukuran sama
  3. Neple mudah di pasang
  4. Cairan epoxy lebih halus sehingga kemungkinan lebih mudah masuk ke dalam beton untuk menutup dan menyambung retakan pada beton
  5. Harga injeksi epoxy lebih murah dari injeksi semen
  6. Tidak merusak permukaan beton karena tidak dilakukan pembobokan.
  7. Mudah dibersihkan dan tahan terhadap sinar matahari
Sebelum memulai pekerjaan injeksi epoxy, sebaiknya di buat list atau daftar alat yang akan di gunakan. Cek secara teliti agar tidak ada alat yang tertinggal agar pekerjaan menjadi lancar. Kekurangan alat dapat menjadi penghambat pekerjaan.

Alat-alat yang harus di persiapkan saat melaksanakan pekerjaan epoxy lantai.
  1. Tabung khusus injeksi epoxy
  2. Kompresor
  3. Gerinda 4 inch
  4. Kabel roll
  5. Selang akuarium
  6. Tang
  7. Sikat Kawat
  8. Kape set yang alumenium
  9. Palu dan pahat
  10. Ember cor
  11. Sarung tangan kain dan plastik
  12. Pisau Cutter
  13. APD

Material yang harus di siapkan untuk melakukan pekerjaan injeksi epoxy :

Pekerjaan injeksi epoxy harus di lakukan dengan teliti. Selain pekerjaanya yang harus teliti, Material harus di persiapkan. Hitung dan persiapkan material yang akan di pakai sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Jangan sampai kurang dan lebih baik di lebihkan agar tidak menghambat pekerjaan.

Adapun materiak utama dan pendukung untuk pekerjaan injeksi epoxy adalah sebagai berikut :
  1. Material injeksi epoxy
  2. Neple injeksi epoxy
  3. Tiner
  4. Selang akuarium secukupnya
  5. Kain majun
  6. Renso atau sabun

Tahapan Pekerjaan injeksi epoxy :

  1. Persiapkan semua alat dan material yang di butuhkan
  2. Pasang police line agar tidak ada pekerja lain melintasi area yang sedang di kerjakan
  3. Bersihkan retakan menggunakan sikat kawat
  4. Setelah retakan dibersihkan memakai sikat kawat, tiup sisa kotoran yang masih terdapat dalam retakan menggunakan kompressor.
  5. Setelah retakan terlihat sampai kedalam atau retakan sudah bersih dari debu. Aduk campuran lem untuk merekatkan neple ke beton.
  6. Rekatkan Neple injeksi epoxy ke lantai, pasang dengan tepat antara letak retakan beton dan neple injeksi epoxy. Kemudian tutup retakan di sekitar neple epoxy agar saat penyuntikan material epoxy nanti tidak tumpah ke sekitar retakan. Cairan epoxy harus masuk menerobos kedalam beton. Biarkan sampai kering sekitar 8 jam atau lebih.
  7. Persiapkan material injeksi epoxy. Campurkan sekitar 100 ml cairan epoxy sesuai perbandingan materialnya. Kemudian tuangkan kedalam tabung injeksi epoxy.
  8. Suntikkan material epoxy yang ada dalam tabung epoxy keretakan beton melalui neple. Ukur bar angin agar 1,5 bar saja. Biarkan cairan epoxy masuk ke neple secara perlahan.
  9. Perhatikan neple tempat memasukkan material epoxy. Jangan biarkan cairan epoxy tumpah.
  10. Penyuntikan cairan epoxy dianggap penuh bila bar sudah menunjukkan angka 1,5 bar atau material epoxy keluar dari neple lain selain neple yang di pakai untuk memasukkan cairan epoxy ke dalam beton.
  11. Biarkan sampai kering.
  12. Jika sudah kering sekitar 8 jam, lepaskan neple injeksi epoxy menggunakan gerinda dan ratakan kembali material sisa bekas menutup retakan beton.
  13. Selesai.
Keberhasilan injeksi epoxy tergantung dari masuk atau tidaknya material epoxy kedalam beton. Untuk mengecek apakah material masuk atau tidak kedalam beton, dapat dilakukan dengan cara coring beton atau melihat di setiap retakan yang tadi di injeksi. Jika retakan tertutup rapat, pekerjaan injeksi epoxy bisa dianggap berhasil.

Metode perbaikan beton bocor menggunakan injeksi PU (Polyurethane)

Injeksi PU merupakan injeksi perbaikan bocor yang dapat di lakukan pada beton retak ataupun keropos. Baik yang mengeluarkan air yang besar ataupun kecil.
Injeksi PU

Sistem pengerjaan dan alat cukup praktis dan cenderung lebih cepat dari metode injeksi lainnya.

Keunggulan perbaikan bocor menggunakan injeksi PU :

  • Sistem kerja cepat
  • Bisa langsung di suntik setelah pemasangan neple
  • Material langsung bereaksi dalam beberapa menit
  • Tidak perlu bobok beton
  • Jika tidak berhasil, bisa langsung menambah neple di sebelah area yang sudah di injeksi
Sebelum memulai pekerjaan, kita harus mempersiapkan alqt dan material yang akan di gunakan. Sebaiknya persiapkan dalam bentuk list supaya tidak ada material dan alat yang tertinggal.

Alat-alat yang di perlukan :

  1. Kabel Roll secukupnya sesuai dengan lokasi
  2. Bor dan mata bor sesuai ukuran neple
  3. Kunci ring sesuai ukuran neple
  4. Mesin injeksi PU
  5. Kape gagang
  6. Oli bekas
  7. Kain majun secukupnya
  8. Police line
  9. Sarung tangan karet
Material : 
  • PU satu komponen
  • Thinner

Metode kerja :
  1. Setelah alat dan material tersedia, segera marking area yang akan di kerjakan dan pasang police line agar tidak ada pekerja lain yang melintas saat bekerja.
  2. Marking area yang akan di kerjakan.
  3. Buat lubang untuk memasang neple injeksi PU menggunakan bor. Apabila area yg di injeksi merupakan retakan atau sambungan beton, sebaiknya pembuatan titik injeksi di buat zig-zag dan kemiringan 45 derajat dengan tujuan neple bisa menembus retakan pada beton.
  4. Setalah di bor, pasang neple kemudian kencangkan neple menggunakan kunci ring. Kencangkan neple sampai tidak bisa bergerak dan karet neple sampai benar  mengunci di dalam lubang bekas di bor.
  5. Siapkan material injeksi PU dan masukkan ke dalam tabung di mesin injeksi PU.
  6. Suntikkan material sampai dirasa cukup dan pastikan material sudah masuk kedalam retakan atau sampai material keluar dari setiap retakan.
  7. Setelah di penuh, hentikan penyuntikan material.
  8. Biarkan material setting, biasanya cuma beberapa menit atau biarkan sampai lebih dari satu jam.
  9. Lepas kembali neple injeksi yang tadi di pasang kemudian tutup lubang bor bekas neple dengan campuran semen dan quicksocrete.
  10. Selesai
Dari ketiga jenis injeksi yang saya jelaskan diatas, sebenarnya semua metode injeksi bagus dan dapat di terapkan sesuai kebutuhan. Misalnya area retak lantai yang tidak keluar air di perbaiki dengan metode injeksi epoxy.

Pada beton keropos dengan kebocoran lumayan besar dapat di perbaiki dengan metode injeksi semen based.

Sebaliknya pada area yg lembab dan retak kecil mengeluarkan air, sebaiknya gunakan metode perbaikan dengan metode injeksi PU.

Penyebab kegagalan injeksi beton yang sering terjadi

Sebelum mengakhiri artikel ini, saya ingin menyampaikan beberapa hal yang menyebabkan kegagalan pekerjaan injeksi secara umum.

Apa saja yang dapat membuat gagal pekerjaan injeksi ? 

Hal berikut ini sering menjadi penyebab gagalnya pekerjaan injeksi bocor :

  1. Salah Menempatkan titik atau neple injeksi
  2. Pencampuran material tidak tepat
  3. Terlalu cepat menyelesaikan penyuntikan sehingga material injeksi belum terisi sempurna
  4. Terlalu cepat melepas neple
  5. Material tidak setting
  6. Material tidak masuk kedalam retakan
  7. Tabung injeksi bocor sehingga tidak bisa mencapai ukuran bar yang di inginkan
  8. Salah dalam menentukan metode epoxy
  9. Material tidak mampu membendung air
  10. Pekerja kelelahan sehingga mereka mengutamakan kecepatan selesai.

Mau cari harga waterproofing terbaik dengan harga yang kami rekomendasikan ? Silahkan masukkan kata kunc jenis waterproofing yang anda ingin lihat harganya

Saya rasa sampai disini saja artikel tentang perbaikan beton bocor menggunakan metode injeksi ini. Semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentar teman-teman untuk memperbaiki blog ini.

Saya minta maaf jika tidak bisa menyebutkan merk material yang di pakai untuk perbaikan beton bocor dengan metode injeksi. Untuk nama-nama materialnya bisa teman cari di google.

Terima kasih
Wassalam




Belum ada Komentar untuk "Mengatasi beton bocor dengan cara Injeksi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel